PUSAT SUMBER BELAJAR
UPT BALAI KONSERVASI TUMBUHAN KEBUN RAYA PURWODADI LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA
LAPORAN
Untuk memenuhi tugas matakuliah
Pusat Sumber Belajar
yang dibimbing oleh Ibu Dr. Kusubakti Andajani, M.Pd
Oleh
Bachrul Ilmi 120213314502
Desy Putri Andika 120213314472
Handiawan Angling P. 120213314479
Iva Yuana Putri 120213314498
UNIVERSITAS NEGERI MALANG
FAKULTAS SASTRA
JURUSAN SASTRA INDONESIA
September 2014
IDENTITAS PUSAT SUMBER BELAJAR
Nama Instansi : UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
Jenis : Lembaga Konservasi
Kepemilikan : Pemerintah
Alamat : Jl. Surabaya- Malang, Km 65. Purwodadi Pasuruan
SELAYANG PANDANG
Balai Kebun Raya Purwodadi didirikan atas prakarsa Dr. D.F. Van Slooten pada tanggal 30 Januari 1941 sebgai pemekaran dari Stasiun Percobaan S’Lands Plantentuin Buitenzorg atau kebun Raya Bogor. Mula- mula kebun ini dipergunakan untuk kegiatan penelitian tanaman perkebunan. Kemudian pada tahun 1954 mulai diterapkan dasar- dasar per-kebunraya-an yaitu dengan dimulainya pembuatan petak- petak tanaman koleksi.
Sejak tahun 1980 sebagai tanaman ditata kembali menurut kelompok suku yang menganut klasifikasi sistem Engler dan Pranti. Dalam perkembangan diharapkan Cabang Balai kebun Raya Purwodadi akan menjadi pusat konservasi dan penelitian tumbuhan iklim kering di daerah tropis. Kebun Raya Purwodadi merupakan Unit Pelaksanaan Teknis yang bernaung dibawah dan tanggung jawab kepala Deputi Ketua LIPI Bidang IPA. Sesuai dengan penjabaran diatas bahwasanya Kebun Raya Purwodadi merupakan tanggung jawab dari Unit Pelaksana Teknis dan bahwasanya Kebun Raya Purwodadi merupakan Lembaga yang dikelolah oleh Lembaga Pemerintahan.
Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia sebuah lembaga pemerintah. Balai Konservasi terletak di Jalan Surabaya- Malang Km 65 Purwodadi Pasuruan, terletak di desa Purwodadi, kecamatan Purwodadi, kabupaten Pasuruan, Balai Konservasi ini terletak di tepi jalan besar yang menghubungkan 3 kota besar yaitu Malang, Surabaya, Pasuruan.
Visi dan Misi UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
VISI
“ Menjadikan kebun raya berkelas dunia dibidang konservasi dan penelitian tumbuhan tropika dataran rendah kering, pendidikan lingkungan dan pariwisata”
MISI
a. Mengkonservasi keaneka ragaman tumbuhan tropika dataran rendah kering, khususnya tumbuhan dataran kering di Indonesia;
b. Mengembangkan penelitian di bidang keanekaragaman dan pendayagunaan tumbuhan dataran rendah kering Indonesia, setra pemulihan tumbuhan Indonesia yang terancam punah dan langka;
c. Meningkatkan sesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang keanekaragaman tumbuhan dan peran bagi kehidupan manusiaserta pentingnya upaya untuk mengkonservasi keanekaragaman tersebut;
d. Meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kepariwisata;
e. Mewujudkan manajemen kelembagaan yang kuat, efektif dan akuantabel, untuk mendukung tercapainya visi lembaga
TUGAS POKOK
UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi- LIPI mempunyai tugas melaksanakan inventarisasi, ekspolari, konservasi koleksi, penanaman dan pemeliharaan tumbuhan dataran rendah kering khususnya Kawasan Timur Indonesia yang mempunyai nilai ilmu pengetahuan dan potensi ekonomi untuk dikoleksi dalam bentuk kebun botani serta melakukan pendataan, pendokumentasian, pelayanan jasa dan informasi, pemasyarakatan ilmu pengetahuan di bidang konservasi introduksi dan reintroduksi tumbuhan.
Struktur Organisasi Balai Konservasi Tumbuhan (LIPI)
Kepala UPT BKT
Kebun Raya Purwodadi
|
Koordinator Jabatan
Fungsional
|
Kepala Sub Bagian
Tata Usaha
|
1. Koordinator Unit Jasa dan Informasi
2. Koordinator Unit Keuangan
3. Koordinator Unit Umum
4. Koordinator Unit Kepegawaian
|
1. Koordinator Unit Reintroduksi dan Pengembangan
2. Koordinator Unit Seleksi dan Pembibitan
3. Koordinator Unit Registrasi
4. Koordinator Unit Koleksi
|
Kepala
Seksi Konservasi Ex- situ
|
DESKRIPSI FISIK
Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia sebuah lembaga pemerintah. Balai Konservasi terletak di Jalan Surabaya- Malang Km 65 Purwodadi Pasuruan, terletak di desa Purwodadi, kecamatan Purwodadi, kabupaten Pasuruan, Balai Konservasi ini terletak di tepi jalan utama yang menghubungkan 3 kota besar yaitu Malang, Surabaya, dan Pasuruan.
Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia selain memiliki taman yang digunakan untuk tempat penelitian dan konservasi. Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia juga dilengkapi dengan ruang biji dan perpustakaan, dimana tempat tersebut digunakan untuk tempat penunjang untuk sebuah penelitian. Selain fasilitas tersebut Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia juga menyedia fasilitas pembelajaran bagi setiap kelompok atau peneliti yang akan melakukan penelitia yang akan dipandu oleh instruktur yang profesioal dan berkopeten dibidangnya. Kegiatan yang dilakukan adalah Pembelajaran Panduan Ilmiah dan Pendidikan Lingkungan Tematik.
PELAYANAN
· Kebun Raya Purwodadi dibuka untuk umum setiap hari termasuk hari besar; mulai jam 07.00- 16.00
· Kunjungan dinas (informasi tanaman) dan kunjungan rombongan pelajar/ mahasiswa untuk maksud pendidikan botani hanya dilayani pada jam kerja yaitu;
· Disediakan jasa identifikasi dan penyediaan material tumbuhan bagi pelajar/ mahasiswa untuk tujuan penelitian
· Perpustakaan Kebun Raya Purwodadi, yang dibuka untuk umum pada jam kerja, memiliki 4000 bahan pustaka yang terdiri atas buku, majalah, cetak lepas dan laporan. Sebenarnya perpustakaan ini hanya diperuntuhkan untuk karyawan Kebun Raya Purwodadi, tetapai apabila ada pengunjung atau peneliti yang ingin mendapatkan sumber informasi lain perpustakaan tetap memberikan layanan kepada pengunjung yang ingin berkunjung ke perpustakaan tersebut.
Koleksi yang dimiliki oleh Balai Konservasi LIPI adalah tumbuhan, biji- bijian dalam bidang koleksi LIPI memiliki koleksi berupa buku, majalah, cetak lepas, Jurnal Ilmiah, Skripsi, Tugas Akhir dan Laporan Ilmiah. Sebagian dari koleksi yang ada adalah koleksi yang berhubungan dengan tumbuh- tumbuhan. Koleksi yang berhubungan dengan tumbuhan dan biji-bijian digunakan untuk proyek penelitian yang dibutuhkan oleh peneliti dalam melakukan penelitian.
DESKRIPSI AKTIVITAS
Kegiatan yang sering dilakukan oleh Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi LIPI adalah bersifat tentatif kegiatan seperti Seminar, Lomba, Diskusi, Sarahsehan kegiatan itu akan dilakukan apabila ada permintaan dari pengunjung atau langsung dari atasan. Jadi UPT BKT sebenarnya tidak terikat dalam kegiatan tahunan, atau masuk dalam program kerja selama satu tahun. Tetapi walaupun tidak memiliki program kerja yang mengikat sebenarnya UPT BKT memiliki beberapa kegiatan rutin tiap hari, yakni:
a. Kegiatan Pembelajaran Panduan Ilmiah
Yaitu siswa dikumpulkan dan diberi penjelasan umum tentang Kebun Raya Purwodadi. Dalam kegiatan tersebut siswa dibagi menjadi beberapa kelompok maksimal 30 orang perkelompok. Dalam kegiatan tersebut setiap kelompok akan didampingi oleh satu pembina yang akan mendampingi mereka selama melakukan kegiatan pembelajaran dengan tarif per-rombongan sebesar Rp.40.000 (Tingkat SD, SMP, SMA), sedangkan tingkat mahasiswa per-rombongannya dikenakan Rp.50.000 dengan durasi 1 jam saja.
b. Paket Pendidikan Lingkungan Tematik
Yaitu kegiatan pembelajaranyang dilakukan berdasarkan permintaan pengunjung, jadi mereka akan melakukan kegiatan pembelajaran berdasarkan tema yang telah dipilih oleh masing-masing kelompok (sekolah), kemudian pihakBalai Konservasi-LIPI menyediakan dan menfasilitasi mereka dalam melakukan kegiatan pembelajaran dengan didampingi pembina rombongan dan dengan tarif yang telah ditentukan.Tarif yang dikenakan per-rombongan sebesar Rp.40.000 (Tingkat SD, SMP, SMA), sedangkan tingkat mahasiswa per-rombongannya dikenakan Rp.50.000 bisa ditambah jam dengan menambah biaya tambahan pula.
Selain kegiatan yang bersifat kelompok,Balai Konservasi LIPI juga melakukan kegiatanyang bersifat individu yaitu Study Literasi. Study Literasi merupakan kegiatan yang dilakukan Balai Konservasi-LIPI untuk melakukan kunjungan ke Perpustakaan, selain kunjungan ke Perpustakaan pengunjung juga dapat berkeliling kebun Raya Purwodadi untuk melihat museum biji, pusat perkembangan tunbuhan, dll. Dalam kegiatan ini pengunjung tidak didampingi oleh pembina tetapi pengunjung dapat langsung mencari informasi yang dibutuhkan lewat perpustakaan.
STUDY LITERASI
Study Literasi merupakan kegiatan yang dilakukan Balai Konservasi-LIPI untuk melakukan kunjungan ke Perpustakaan untuk para peneliti khususnya. Seorang pengunjung yang membutuhkan informasi dan tentang botani dapat langsung datang ke Perpustakaan, dan pustakawan akan mengarahkan dan memberikan rekomendasi bahan pustaka yang dibutuhkan dan juga merujuk ke perpustakaan LIPI lainnya jika di perpustakaan-LIPI tidak terdapat koleksi yang diinginkan.
Perpustakaan Balai Konservasi-LIPI merupakanPerpustakaan khusus untuk karyawan Balai Konservasi Tumbuhan, tetapi apabila ada pengunjung umum atau peneliti yang mencari informasi tentang botani mereka bisa langsung datang ke Perpustakaan untuk mencari informasi yang dibutuhkan dengan panduan dan arahan dari pustakawan. Tetapi dalam hal ini pengunjung luar (peneliti dan umum) hanya diperbolehkan untuk membaca di tempat atau mem-fotokopi tanpa diperbolehkan untuk meminjam koleksi.Kegiatan yang dilakukan di perpustakaan ini adalah penelusuran ilmiah,dan bimbingan literatur untuk peneliti yang membutuhkan.
Dalam melakukan kegiatan Study Literasi (Perpustakaan) Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia mendapatkan angggaran dari DEPAK (Departemen Agama). Dari sistem pengadaan bahan pustaka juga disesuaikan dengan anggaran yang telah ditentukan oleh DEPAK. Dalam sistem pengadaan bahan pustaka bukan hanya didapatkan dari usulan Kepala Perpustakaan tetapi juga berasal dari usulan karyawan dan peneliti yang membutuhkan bahan pustaka sebagai alat untuk menunjang pekerjaan serta penelitiannya.
Selain itu Perpustakaan Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia juga menyediakan layanan rujukan. Layanan Rujukan ini dilakukan apabila pengguna dalam mencari literasi yang dibutuhkan tidak ditemukan maka perpustakaan Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia akanmengarahkan mereka pada lembaga lain yang telah menjalin kerjasama dengan Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, lembaga tersebut yaitu; Kebun Raya Indonesia (Kebun Raya Bogor), Kebun Raya Cibodas, dan Kebun Raya Eka Karya Bali. Dimana pengelolahan seluruh kebun Raya ini berada di bawa tanggungjawab LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia). Dalam pengarahan rujukan juga disesuaikan dengan topik atau tema yang dimiliki pengunjung. Selain menyediakan fasilitas layanan rujukan perpustakaan ini juga menyediakan fasilitas lain yaitu Bimbingan Literasi. Bimbingan Literasi merupakan layanan yang diberikan perpustakaan kepada pengunjung yang merasa kesulitan dalam mencari sebuah informasi, dalam kegiatan ini Bimbingan Literasi ini disesuaikan dengan kegiatan yang dilakukan pengunjung yaitu berdasarkan tema dan topik apa yang akan dibahas.
Kegiatan yang dilakukan di Perpustakaan yaitu selain Bimbingan Literasi, kegiatan lain yaitu berupa Penelusuran Ilmiah dan Pembelajaran. Semua kegiatan tersebut dilakukan apabila ada usulan dari pengunjung yang membutuhkan informasi yang lebih lanjut tentang informasi botani. Jadi secara keseluruhan kegiatan ini dilakukan berdasarkan permintaan dari pengunjung, permintaan ini akan disesuaikan berdasarkan topik dan tema yang diajukan oleh pengunjung.
KEUNGGULAN
1. Memiliki lokasi yang strategis.
UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia terletak di jalan utama Surabaya – Malang, jadi letak geografis Lembaga ini sangatlah strategis dan mudah dijangkau dari arah manapun.
2. Menerima berbagai pengunjung dari berbagai kalangan.
Lembaga Penelitian ini menerima dan memperbolehkan siapapun, baik itu peneliti atau masyarakat umum untuk mengunjungi, atau sekedar ingin tahu saja
3. Memiliki SDM yang kompeten
LIPI merupakan lembaga pemerintah, untuk dapat menjadi karyawan atau staf dari lembaga ini harus melalui tahapan tes yang diujikan langsung dari pemerintah, jadi SDM yang ada di lembaga ini cukup kompeten di bidang masing - masing
4. Fasilitas yang memadai
Di Lembaga Konservasi di pasuruan ini tersedia fasilitas lengkap dengan infrastruktur gedung utama yang megah dan pos-pos tumbuhan di sekelilingnya sebagai tempat penelitian.
5. Pelayanan bimbingan literasi yang maksimal
Para peneliti yang membutuhkan informasi dari bahan pustaka untuk kepentingan riset akan dilayani dan dibimbing untuk mendapatkan bahan yang dicari, serta memberikan rekomendasi – rekomendasi sebagai altenatif bahan pustaka.
KELEMAHAN PERPUSTAKAAN LIPI
1. Kurangnya tenaga pustakawan
Hal ini membuat pustakawan tunggal yang bertugas bekerja ekstra jika ada pengunjung atau peneliti yang membutuhkan pembelajaran intensif
2. Koleksi di rak kurang tertata
Koleksi di atas rak buku kurang tertata rapi, hal ini menyebabkan pemandangan terkesan berantakan dan kurang terawat
3. Kurangnya promosi untuk perpustakaan LIPI
Perpustakaan LIPI mempunyai website dan akun sosial media sebagai sarana promosi, namun kelemahannya jarang di update dan hampir tidak ada informasi kegiatan yang di post di media sosial
4. Pengadaan bahan pustaka bergantung anggaran pemerintah
Lembaga Penelitian ini merupakan lembaga pemerintah, jadi untuk kegiatan dan aktifitas pengadaan di perpustakaan LIPI ini bergantung pada anggaran pemerintah pusat
5. Ruangan yang kurang memadai
Untuk koleksi bahan pustaka tercetak sebanyak 4000 eksemplar, ruangan di perpustakaan LIPI ini tergolong kurang memadai.
REKOMENDASI
1. Sebaiknya tenaga pustakawan ditambahkan
Demi kelancaran proses pembelajaran dan penelitian, baiknya perlu penambahan tenaga staf perpustakaan supaya selain memperingan beban kerja, juga untuk kelancaran proses pembelajaran, terutama penelitian yang membutuhkan panduan yang intensif
2. Publikasi dan promosi hendaknya lebih aktif dan intensif dilakukan secara update
Perpustakaan LIPI telah mempunyai akun sosial media, forum diskusi dan website yang dikhususkan untuk pengguna, namun pemanfaatkannya belum secara maksimal. Hendaknya lebih aktif dan gencar untuk promosi dan mengadakan diskusi aktif di sosial media, memanfaatkan teknologi informasi dan media lainnya
3. Demi kenyamanan pengguna, hendaknya tata ruang dirombak se menarik mungkin, agar tidak terkesan sempit dan kurang ruang.
4. Dalam pengadaan bahan pustaka, hendaknya tidak hanya mengandalkan anggaran pemerintah, namun sebaiknya menjalin kerjasama dengan sponsor dari luar agar bahan pustaka dapan berkembang dan selalu up to date
PERCAKAPAN HASIL WAWANCARA
1. Apa saja pembelajaran yang sering dilakukan di Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi yang diberikan kepada pengunjung?
Jawab:
Kegiatan yang dilakuak di Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi dibagi menjadi dua yaitu
a. Kegiatan Pembelajaran Panduan Ilmiah
Yaitu siswa dikumpulkan dan diberi penjelasan tentang Kebun Raya Purwodadi. Dalam kegiatan tersebut siswa dibagi menjadi beberapa kelompok maksimal 30 orang perkelompok. Dalam kegiatan tersebut setiap kelompok akan didampingi oleh satu pembina yang akan mendampingi mereka selama melakukan kegiatan pembelajaran.
b. Pendidikan Lingkungan Tematik
Yaitu kegiatan ini dilakukan berdasarkan keinginan dari pengunjung, jadi mereka akan melakukan kegiatan apa berdasarkan tema yang telah dipilih oleh masing-masing sekolah dan Kebun Raya Purwodadi menyediakan dan menfasilitasi mereka dalam melakukan pembelajaran. Selain itu Kebun Raya Purwodadi juga menyediakan pembina untuk mendampingi peserta dalam melakukan pembelajaran tematik. Pendidikan Lingkungan tematik dibagi menjadi deua yaitu; Pelatihan Pembuatan Kompos, Pelatihan Perbanyakan Tanaman
2. Apakah dalam kegiatan pembelajaran dikenakan biaya?
Jawab:
Untuk pembelajaran panduan ilmiah biaya yang dikenakan berupa tiket masuk yaitu sebesar Rp.6.000 sedangkan untuk pembelajaran lingkungan tematik mereka dikenakan biaya sebesar Rp.40.000 per-kelompok dengan jumlah kelompok 30 orang. Biaya Rp. 40.000 hanya untuk kelompok dengan jenjang pendidikan SD- SMA, sedangkan untuk mahasiswa dikenakan biaya RP. 50.000 per-kelompok. Waktu pembelajaran 1-3 jam. Kegiatan pembelajaran dilakukan pada jam kerja. Kegiatan tersebut juga dilakukan berdasarkan permintaan pengunjung
3. Bagaimana dengan pengunjung yang melakukan kunjungan secara pribadi, apakah dilayani sama seperti kunjungan secara kelompok?
Jawab:
Untuk mereka yang datang secara individu mereka tidak akan didampingi oleh instruktur, biasanya mereka belajar lewat papan nama dari setiap pohon yang ada di Kebun Raya Purwodadi
4. Apakah ada kegiatan rutin lain seperti; seminar, lomba, dan diskusi? Apakah kegiatan tersebut kegiatan rutin per-tahun atau per-bulan?
Jawab:
Untuk kegiatan tersebut tidak masuk dalam kegiatan per-tahun atau per-bulan, kegiatan tersebut bersifat tentatif tergantung dari pihak instansi
5. Bagaimana dengan kegiatan Study Literasi?
Jawab:
Kegiatan Study Literasi mereka mencari informasi sendiri dan langsung datang ke Perpustakaan untuk mencari informasi yang dibutuhkan
6. Apa saja kegiatan yang dilakukan di Perpustakaan?
Jawab:
Kegiatan yang dilakukan di perpustakaan adalah kegiatan berupa bimbingan literatur, penelusuran ilmiah dan pembelajaran. Dan semua kegiatan tersebut tergantung dari permintan pengunjung yang membutuhkan informasi tentang apa, dan penelusuran tersebut didasarkan pada topik atau tema yang ingin dibahas
7. Bagaimana sistem pengadaan di Perpustakaan ini?
Jawab:
Karena perpustakaan ini bersifat khusus jadi semua kegiatan dilakukan hanya untuk karyawan saja, tetapi apabila ada pengunjung dari luar yang mau ke perpustakaan kami siap melayani mereka. Dalam proses pengadaan bahan pustaka tergantung pada anggaran DEPAK, selain itu pengadaan bahan pustaka juga ada permintaan dari pengunjung atau peneliti yang membutuhkan informasi tersebut. Setelah itu perpustakaan mendata dan menyeleksi judul buku yang sesuai dengan karakteristik perpustakaan tersebut, setelah itu semua selesai baru diajukan keatas untuk diproses lebih lanjut
8. Bagaimana status pengunjung Perpustakaan?
Jawab:
Untuk karyawan mereka secara otomatis telah terdaftar sebagai anggota, yang elah mendapatkan bebagai fasilitas yang telah disediakan perpustakaan. Tetapi untuk orang umum mereka tidak bisa menjadi anggota perpustakaan yang merka hanya diberikan fasilitas berupa fotocopy atau dibaca ditempat
KESIMPULAN
UPT. Balai Konservasi Tanaman Purwodadi - LIPI adalah sebuah lembaga pemerintah yang salah satu tujuannya untuk memfasilitasi dan membantu peneliti untuk melakukan riset, serta melayani pengunjung umum yang ingin mengetahui lebih dalam tentang bidang ilmu botani. Terdapat program didalamnya diantaranya adalah pembelajaran panduan ilmiah, paket pendidikan lingkungan tematik dan study literasi dengan aturan, jadwal, durasi dan tarif tertentu untuk paket pembelajaran kelompok bersama kelompok. Study literasi adalah pelayanan untuk pengunjung dan peneliti yang butuh informasi tentang botani diarahkan ke perpustakaan kemudian dipandu sampai tuntas oleh pustakawan dan mendapat hasil yang diinginkan pengunjung dan peneliti.
Di dalam perpustakaan LIPI, menurut kelompok kami masih banyak yang perlu dikaji ulang, lebih khususnya tentang prasarana dan SDM. Maka kelompok kami merekomendasikan untuk menambah tenaga pustakawan, memperluas ruangan perpustakaan, menjalin kerjasama dengan sponsor untuk pengadaan dan pengembangan, lebih gencar untuk promosi dan menghidupkan forum diskusi secara online/ dengan media lainnya.
LAMPIRAN












terimakasih atas informasinya, pusat sumber belajar ini sangat menarik, di indonesia masih jarang yang melakukan kegiatan diperpustakaan khusus sedetail ini terutama kagiatan bimbingan literasi!
BalasHapusapakah disana sudah menggunakan perpustakaan digital? bila sudah siapa saja yang bisa mengaksesnya?
Terima Kasih atas pertanyaannya, sistem yang digunakan untuk perpustakaan LIPI adalah masih bersifat manual. Perpustakan LIPI belum menggunakan sistem Digital, semua kegiatan yang ada di perpustakaan LIPI semua kegiatan yang ada disana masih bersifat manual
Hapusmenurut anda tentang prasarana dan SDM yang cocok di tempat tersebut seperti apa?
BalasHapusterimakasih atas komentnya. Dalam menjalankan sebuah lembaga harus memiliki sarana dan prasarana serta SDM yang memadai, SDM yang cocok untuk lembaga ini adalah SDM yang kopenten serta profesional dalam bidang yang ditekuni. Karena kita tahu bahwa untuk SDM di LIPI terutama di Perpustakaannya masih kurang memadai sehingga harus ditambah lagi petugasnya. Untuk prasaranya yaitu ruangan yang harus bisa memadai setiap kebutuhan yang dibutuhkan oleh pengunjung
Hapusapakah setiap kunjungan selalu ada tour library dari petugas?
BalasHapusTerimakasih atas pertanyaannya, kunjungan yang dilakukan di LIPI tidak semuanya dilakukan dengan tour library. Kegiatan tour library hanya didasarkan pada permintaan dari penggunjung saja. Jadi kegiatan yang ada di LIPI hampir semua kegiatan itu didasarkan pada permintaan dari penggunjung
HapusApa dan bagaimana peran LIPI dalam menjadi pusat sumber belajar dikalangan pelajar?
BalasHapusTerimakasih atas komentarnya. Peran LIPI dalam pusat sumber belajar disini LIPI berperan untuk memberikan pengarahan, serta bimbingan kepada setiap pengunjung yang datang selain itu LIPI juga berperan dalam menyediakan bahan yang dibutuhkan oleh pengunjung yang didasarkan pada pusat sumber belajar
Hapusterimakasih atas infonya
BalasHapus